Cara Membantu Kucing Melahirkan



Hai guys kali ini saya akan membagikan pengalaman saat membantu kucing yang melahirkan. Pada hari Jumat, 13 Juli 2018 kucingku melahirkan 3 anak kucing yang lucu-lucu. Tapi perlu kalian ketahui guys waktu melahirkannya sangat lama sekali, berhubung kucingku usianya sudah tua jadi sangat membutuhkan pertolongan dalam melahirkan dengan normal.

Pada umumnya kucing yang sedang hamil biasanya usia kehamilannya sekitar 65 sampai 67 hari. Ketika kucing kalian sedang hamil dan sudah mencapai 65 hari segeralah memantaunya. Seperti yang terjadi kucingku, di hari itu dia mengeong-ngeong terus. Ku perhatikan gerak-geriknya ternyata dia sedang kesakitan mau melahirkan. Matanya selalu menatapku, seperti mau meminta bantuan. Ya, akhirnya langsung ku ikuti dia kemana dia pergi. 

Ketika sudah menemukan tempat yang nyaman bagi kucing untuk melahirkan. Tindakan selanjutnya dengan menemaninya sambil memberikan elusan yang lembut di kepala dan sekitar area perut, hal ini berguna untuk menenangkan induk kucingnya lho. Ya bayangin dari jam 3 sore sampai jam 7 malam saya terus mengelus kucing, supaya dia tenang. Kenapa sangat lama waktu melahirkannya? Sudah seperti yang saya katakan sebelumnya, kucingku sudah tua jadi tidak mempunyai tenaga yang kuat untuk melahirkan. 

Tapi ku tinggal beberapa menit, kucingnya langsung datang ke arahku lagi sambil mengeong-ngeong lagi. Matanya bulat berkaca-kaca gitu, akhirnya ku elus lagi dan ku taroh di ember di kasih kain yang bersih untuk alasnya. Di situlah mulai membran lendir sudah terlihat dari anunya, ku terus membantunya agar tetap tenang, mungkin saking sakitnya dia pergi lagi ke tempat bersembunyi lagi. Ku biarkan dulu supaya kucing merasa nyaman, benar saja ketika kucing balik lagi anak kucingnya masih ngegantung di anunya. Ku langsung mengambil elap lagi supaya anak kucing tidak kedinginan, sambil ku elus lagi supaya tenang induknya.

 Kucingku mulai membersihkan membran lendir dengan cara menjilati, sangat sulit sekali rasanya induk kucing menarik plasentanya. Dengan hati-hati sekali induk kucing menggigit leher anaknya untuk melepaskan plasenta yang masih nyangkut di anunya. Ketika sudah lepas, induk kucing langsung memakan plasentanya dengan sangat hati-hati. Kalau di manusia itu bagian pusernya tuh, kucing juga sama memakan dan memotong sendiri bagian yang harus di sisakan supaya tidak melukai anaknya. 

Ya ampun kasih sayang ibu kepada anaknya, itu benar-benar di lakukan sangat hati-hati saat membersihkannya dengan gigitan lembut saat memutuskan tali pusarnya. Perjuangannya tidak sampe di situ, kucingku menghela nafas sebentar. Ku pun ikutan merasakannya, ku membantu mengelus kepala dan perutnya agar tetap tenang. Gak lama dia langsung mengeden lagi, nah yang anak yang ke 2 ku liat matanya sudah sebagian tertutup sama yang warna item. Disinilah ku panik, kucingku terlihat sangat lemas sekali. 

Ku langsung menepuk kepalanya agar tidak menutup matanya, ku pijit telinganya sampai matanya mulai kembali ke kondisi semula. Aku terus menunggunya sambil mengelus kepala dan perutnya, setelah itu kucing mulai berdiri lalu ngeden lagi, akhirnya keluar juga anak yang ke 2. Pantesan gede anak kucingnya di bandingkan dengan anak yang ke 1. Seperti biasa setelah keluar langsung di bersihkan. Tapi belum beres membersihkan, kucingku mules lagi dan akhirnya keluar anak yang ke 3. Mungkin induk kucing sudah lemas sekali, jadi meninggalkan anak yang ke 3 dan terbaring lemas sambil menyusui ke 2 anaknya.

Ku pegang badannya kaku gitu, ku tetap terus mengelusnya, sementara anaknya yang ke 3 masih terbungkus plasenta. Kakak ku langsung membersihkanya di bagian kepala supaya bisa bernafas, supaya tidak meninggal anak kucingnya. Kucing ketika bernafas di dalam kandungan dengan plasentanya, setelah lahir ke dunia langsung dengan paru-parunya. Ketika masih terbungkus dengan plasenta tidak bergerak sama sekali, ketika sudah dibuka anak kucing tetap terdiam seperti sedang kritis gitu. Kakak ku langsung meniupkan udara ke anak kucing, akhirnya bergerak juga. Sempat di kira mati, anak kucing menyesuaikan tekanan udara. Pada akhirnya anak kucing yang ke 3 selamat beserta induknya. Perjuangan banget ya, dari jam 3 sore sampe jam 7 malam melalukan proses persalinan kucing melahirkan.

Jadi, kesimpulannya tindakan yang harus di lakukan saat kucing melahirkan sebagai berikut:
1. Pastikan usia kandungan kucing 65 - 67 hari
2. Bantulah mencari tempat yang nyaman untuk melahirkan
3. Berilah kain untuk membuatnya nyaman saat melahirkan
4. Berikanlah elusan yang lembut untuk kucing agar tetap tenang
5. Teruslah mendampinginya sampai beres melahirkan.

Tanda-tanda Kucing Mau Melahirkan
1. Gelisah mencari tempat tersembunyi
2. Terlalu sering membersihkan diri seperti membersihkan anunya
3. Berjalannya buru-buru sambil mengeong-ngeong
4. Mendengkurnya keras
5. Suhunya turun 1-2 derajat
6. Berhenti makan

Dengan demikianlah cara membantu kucing melahirkan yang terjadi berdasarkan pengalamanku. Semoga bisa bermanfaat untuk kalian pecinta kucing. Induk dan anak kucingnya selamat semua saat proses persalinan.


Bingung akun grab mu kena suspend ? Dapatkan solusinya!

0 Response to "Cara Membantu Kucing Melahirkan"

Post a Comment

Blog allow coment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel