Cara Sukses Membuka dan Membangun Usaha Cafe Bersama Teman


Cafe DR. Uniccone
Membuka usaha yang membuahkan hasil dan menjanjikan salah satu dambaan bagi setiap pengusaha. Menjadikan usahanya yang sukses dan terkenal adalah yang paling di tunggu. Terkadang ketika ingin membuka usaha sendiri itu sangat berat, hal ini dikarenakan faktor modal. Sehingga menjadi kendala Anda untuk membuka usahanya. Mungkin, sekilas Anda terlintas di pikiran untuk membuka usaha bersama dengan kerabat ataupun sahabat dengan dalih untuk meringkan modal yang akan di keluarkan. Tak jarang, bagi pemula sangat kewalahan jika membuka usaha bersama teman ataupun kerabat. Terkadang muncul rasa kecemburuan sosial, atau berbeda pendapat.

Nah, untuk mengatasi masalah tersebut Anda harus selalu sabar untuk mengatasi semua masalah. Jangan terlalu menekankan pada emosi dan terburu-buru untuk sukses dalam mengembangkan usaha yang sedang Anda geluti. Pada pembahasan kali ini saya akan membagikan sedikit pengalaman membuka usaha cafe dengan teman kerja. Langsung saja yuk simak penjelasannya untuk kiat-kiatsukses membuka usaha bersama.

Cara Sukses Membuka Usaha Cafe Bersama Teman


1. Membangun Kecocokan Dengan Teman
Jika Anda sudah mengenal baik teman bahkan sudah menjadi sahabat, pastikan memiliki kecocokan karakter, visi dan misi. Jika sudah tidka sejalan dengan visi dan misi Anda maka akan sangat sulit untuk mengembakngkan bisnis untuk ke arahyang suskses. Selain itu masing-masing harus menimbang potensi dan kemampuan agara lebih mudah ketika membagi tugas serta tanggungjawab. Adanya pembagian tugas ini merupakan slaah satu kunci sukesenya usaha dengan teman. Karena stiap manusia itu mmeiliki kelibihan dan kekurang, usahakan Anda dan partner saling melengkapi. Jika sudah pasti dan tepat maka akan mempermudah dalam menentukan arah roda usaha dan pembagian keuntungan berdasarkan tugasnya.

2. Komitmen Dalam Menentukan Usaha
Dalam membuka usaha diusahakan sesuai dengan keahlian dasar di salah satu pihak yang menguntungkan dan minim risiko. Jangan samapai ketika Anda membuka usaha belum tau sama sekali atau tidak sesuaid engan kahlian.  Jika sudah berkomitmen, selanjutnya Anda harus instropeksi diri. Jangan hanya sekedar menganalisa, lihalah lebi dalam diri sensiri, apakah memungkinkan untuk menjalankan bisnis yang direncanakan. Jangan hanya sebatas semangat saja ya? Harus yakin berkomitmen dengan usaha yang dibuka, jangan sekali-kali memaksakan disri ketika usaha belum siap. Tak hanya itu saja Anda juga harus mempertimbngkan potensi pasar, carilah ide yang baru.

3. Menentukan 3 T (Tujuan, Target, Tugas) dan Modal Usaha
Peluang usaha yang sudah terlihat, segeralah menentukan tujuan, target penjualan dan tugas masing-masing. sehingga akan terlihat Anda cocok atau tidak dengan teman Anda untuk membangun usaha bersama. Jika tidak sama visi dan misinya maka belum terlambat utnuk membatalkan usahanya. Selain itu hal yang paling penting itu modal usaha yang pas sesuai dengan kebutuhan. Di usahakan uang tidak tercampur dengan dana pirbadi, harus uang investasi sehingga terhindar dari masalah yang akan membuat usaha Anda berhenti di tengah jalan.  Semua harus tercatat jelas diatas kontrak kesepakatan yang dilengkapi materai, termasuk dalam pembagian tugas dan keuntungan. Sehingga terhindar dari masalah sepele di masa depan.

Dalam pemabgian tugas dan kewajiban harus di bicarakan secara tuuntas sebelum usaha berjalan. Harus jelas, kalau bisa buatlah kontrak kesepakatan di bawah materai. Jika semuanya ingin aktif, maka sususlah posisi struktural demi nenentukan puncak pimpinan. Selain itu, bekerjalah secara profesional bedakan antara bekerja dan bermain. Jika bisnis atau usaha yang sedang di bangun dalam skala mikro dan kecil tak perlu teaga karyawan dalam jumlah banyak. Di sisni peran pendiri harus bisa menempatkan diri sebgai karywan sekaligus pemilik.

4. Pembagian Keuntungan
Membangun usaha dengan teman seringkali hancur di tengah jalan karena masalah pembagian keuntungan, hal ini terjadi karena tidak dibicarakn sejak awal. Nah, maka dari itu bicarakanlah soal pembagian keuntungan sebelum membuka usaha. Lalu bagaiman membagi untung yang adil? Caranya Anda harus mengetahui apa itu dividen dan gaji. Jadi kedua belah pihak mendapatkan dividen sesuai besar setoran sesuai dengan porsi pekerjaan. Jika usaha Anda baru saja berdiri di sarankan tidak langsung mengambil salah satunya sebelum arus kas berjalan stabil.

5. Saling Percaya
Dalam membangun usaha bersama yang paling terpenting itu saling percaya, tidak boleh saling mencuriagai antara satu sama yang lain. Jika sudah menaruh kecurigaan pasti usahanya akan sangat sulit berkembang. Usahakan segala sesuatu terbuka tapi yang berkaitan dengan usaha yang sedang di jalankan. Biasanya masalah keuangan sangat sensitif sekali, nah di sinilah Anda harus lebih bersikap terbuka terhadap pendapatan maupun pengeluaran. Kalau bisa partner Anda tahu bagaimana uang mengalir, sehingga tidak ada masalah saling mencurigai. 

6. Kerjasama
Selain saling percaya, kerjasama juga sangat penting lho. Dengan begitu Anda akan membangun kekompakan untuk menuju usaha yang sukses.

7. Displin dan Tidak Boleh Iri
Kedispilanan dan ketegasan merupakan kunci sukses menjalankan usaha dengan teman. Sikap ini harus dimiliki oleh masing-masing pihak sesuai kesepakatan bisnis yang telah disusun sebelumnya. Sehingga, segala bentuk masalah ataupun perselisihan yang memicu kehancuran bisa terhindar.

8. Bersabar
Jika ada masalah dalam usaha Anda sebaiknya seleseaikan dengan kepala dingin. Jangan sampai karena keegoisan dari salah satu pihak dapat mengahancurkan usaha yang sedang dibangun. Apalgi jika sudah berjalan cukup lama. Jadi harus lebih bersabar untuk mengahadapi masalah, carilah jalan keluar yang terbaik. Usahakan jangan saling menyalahkan satu sama lain jika suatu saat muncul masalah yang mengakibatkan kerugian di usaha yang sedang dijalankan. 

9. Saling Memuji
Ini juga penting lho, jika usaha yang sedang di geluti berkembang sangat pesat saliang memuji atas keberhasilan yang didapatkan. Sehingga akan menimbulkan rasa nyaman dan semangat yang lebih dalam mengembangkan usahanya. Jangan lupa ketika mencapai suatu kesuksesan dalam menjalankan bisnis, egoisnya di kurangi ya?

Demikianlah informasi yang dapat saya bagi berdasarkan pengalaman cara sukses membangun usaha cafe bersama teman, tapi bener kok ujian dan cobaan dalam membangun usaha itu pasti selalu ada. Ketika usaha kita semakin berkembang sangat pesat makan ujian dan cobaan yang dihadapi samakin berat. Jadi teruslah bersabar, dan hadapi bersama masalahnya, kurangi rasa egoisnya. Memuji ketika partner berhasil dalam menjalankan tugasnya. Semoga cara ini bisa bermanfaat untuk Anda, sesuaikan visi dan misi dengan teman, pikirkan tujuan, target dan tugas. Sukses selalu usahanya ya guys...




Bingung akun grab mu kena suspend ? Dapatkan solusinya!

0 Response to "Cara Sukses Membuka dan Membangun Usaha Cafe Bersama Teman"

Post a Comment

Blog allow coment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel